BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Disadari Sepenuhnya bahwa anak di bawah lima tahun (BALITA) dapat kita deskripsikan; bahwa anak pada masa-masa ini disebut juga dengan masa keemasan (golden age), pada masa ini pertumbuhan dan perkembanganya sangat pesat. Masa ini masa yg sangat penting dan menentukan kwalitas (SDM) anak dimasa depan, sehingga pembinaanya bersifat komplek dan multi diemensi. Pembinaan anak secara utuh harus dilaksanakan dalam bentuk:
- Perawatan pemeliharaan kesehatan dan pemberian makanan bergizi.
- Pengasuhan dan pendidikan, sesuai tahap perkembangan dengan memberikan ransangan psikososial.
Tidak bisa disangkal, pada dasarnya orang tua mempunyai tanggung jawab / peranan yg sangat besar dalam pengasuhan dan pengembangan anak usia dini sejak anak dalam kandungan sampai masa tumbuh kembang anak.
Namun demikian pembinaan anak secara utuh tidak hanya dapat dilaksanakan sendiri oleh para orang tua, tetapi difasilitasi oleh pemerintah melalui kerjasama lembaga / lintas sektoral seperti:
a. Untuk membantu pemenuhan pertumbuhan dan kesehatan fisik anak, dilakukan melalui program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
b. Untuk pembinaan tumbuh kembang anak balita, melalui ransangan fisik, mental, intelektual, spritual, sosial dan emosional dilakukan dengan Program Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) oleh karena itu timbul inisiatif masyarakat melalui organisasi PKK untuk menyelenggarakan Pos PAUD ini pada akhir tahun 2004, tepatnya tanggal 4 desember 2004.
B. PENGERTIAN DAN PENJELASAN BEBERAPA KONSEP
1. PROGRAM PAUD Ialah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun, melalui pemberian ransangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
2. POSYANDU Adalah salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM), yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk masyarakat dalam penyelenggaraan perkembangan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.
3. PROGRAM BKB ialah upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran ibu serta anggota keluarga lain, dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui ransangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional serta moral yang berlansung dalam proses interaksi antara ibu / anggota keluarga lainya dan anak balita.
4. PENGINTEGRASIAN, POSYANDU, PAUD dan BKB (POS PAUD): Adalah upaya penyadaran dan peningkatan pemahaman masyarakat, terutama para orang tua dan keluarga yang memiliki anak balita, dengan memberikan pelayanan kesehatan dasar stimulan, deteksi, intervensi, perbaikan gizi, layanan pendidikan dan keterampilan kepada orang tua dan anak selama mengikuti kegiatan di Posyandu.
C. TUJUAN
Kegiatan PAUD bertujuan mengembangkan potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya termasuk siap memasuki pendidikan selanjutnya dan POS PAUD :
1.TUJUAN UMUM
Ialah untuk meningkatkan fungsi dan kinerja masing-masing sektor / lembaga dalam pembinaan tumbuh kembang anak. sejak anak dalam kandungan sampai anak berumur enam tahun baik secara fisik, fsikologis, sosial maupun spritual.
2. TUJUAN KHUSUS
a. Meningkatkan manajemen pelayanan pembinaan dan pengasuhan terhadap balita.
b. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan kader, dalam pelaksanaan kegiatan terhadap balita dan orang tua balita
c. Meningkatkan kemampuan orang tua dan keluarga, dalam memberikan stimulan / ransangan pertumbuhan dan perkembangan kemampuan anak balita sedini mungkin.
BAB II
PENGELOLAAN POS PAUD TUNAS BANGSA
A. PERENCANAAN
1. POS PAUD TUNAS BANGSA JORONG KAWAI
Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui bahwa POS PAUD adalah program layanan pendidikan yang diintegrasikan dengan program BKB dan Posyandu. Dengan kata lain Kehadiran POS PAUD mendukung keberadaan Posyandu yang memberikan layanan dasar kesehatan dan gizi untuk balita dan memperkuat layanan BKB yang memberikan pengetahuan dan keterampilan mendidik kepada keluarga / orang tua balita. Juga kegiatan Pos PAUD bertujuan untuk memaksimalkan semua potensi yang dimilki anak. Dan semua kegiatannya diusahakan sebisa mungkin diarahkan memenuhi kebutuhan masing-masing anak sesuai dengan tahap peerkembangannya.
Memperbincangkan keberadaan lembaga POS PAUD Tunas Bangsa Jorong Kawai hari ini, tidak dapat dilepaskan dari sejarah awal berdirinya. Dengan bermodalkan sedikit pengetahuan akan prinsip-prinsip perkembangan anak, terutama prinsip perkembangan anak usia dini, serta melihat realitas dilapangan terhadap pananganan pendidikan anak oleh masyarakat / orang tua terhadap-anak, sangat mengundang perhatian kami sebagai warga masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam membantu penanganan tumbuh kembang anak mereka.
Kecuali seperti yang di sebutkan di atas, menyadari pendidikan adalah tanggung jawab orang tua, pemerintah dan masyarakat, maka masyarakat Jorong Kawai melalui organisasi PKK nya, serta kader-kader Posyandu yang telah ada berinisiatif mendirikan Lembaga Pendidikan, yang waktu bernama PADU dengan meminjam sebahagian ruang gedung bekas kantor Kepala Desa Kawai, serta dilengkapi dengan peralatan seadanya yang dibeli dengan dana KAS PKK dan sumbangan dari anggota masyarakat. Tepat Tanggal 1 September 2004 diterbitkanlah SK Wali Nagari tentang pembentukan Lembaga PADU yang kami sendiri ditunjuk sebagai ketua penyelenggaranya.
Alhamdulillah Lembaga Pendidikan PADU yang baru berdiri itu mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, terutama dari para orang tua yang mempunyai anak 0-6 tahun, ini terbukti dengan tidak cukupnya ruang / sempitnya ruang untuk menampung anak, serta tidak cukupnya peralatan yang tersedia dengan kebutuhan yang harus diperuntukan bagi setiap kelompok anak.
Melihat begitu positifnya sambutan masyarakat terhadap lembaga ini, menjadi penyemangat bagi pengelola untuk merespon balik, dengan jalan mencari usaha-usaha bagaimana lembaga ini, paling tidak, sekedar tidak mati suri. Maka melalui Bidang PLS Dinas Pendidikan dan Tenaga Kerja Tanah Datar, diajukanlah proposal kepada Pemerintah Pusat untuk memperoleh bantuan dana penyelenggaraan lembaga ini. Alhamdulillah Tuhan mendengar keikhlasan detak jantung penyelenggara serta rintihan hati masyarakat Jorong Kawai bagaimana anak-anak mereka tertangani dengan lebih baek, begitupun pemerintah pusat mungkin yakin dan percaya akan amanah yang di emban oleh penyelenggara, maka pada tahun 2005 turunlah bantuan dari pemerintah pusat. Dengan dana itulah walau belum dibilang lengkap, tapi syukurlah sebahagian besar sarana bermain anak sudah dapat terpenuhi dan dengan demikian kebutuhan anak akan sarana bermain dan belajar bisa dipenuhi oleh penyelenggara.
2. LOKASI
Jorong Kawai Nagari Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar, terletak lebih kurang 25 km dari Pusat kota Batusangkar arah ke utaranya, terdiri dari 3 (tiga) dusun yakni Dusun Rumah Panjang, Dusun Kandang Rajo dan Dusun Kepala Koto. Tempat diselenggarakannya belajar atau kegiatan adalah di Dusun Kepala Koto.
3. PRASARANA DAN SARANA
Sebelum menyelenggarakan Pos PAUD, Posyandu Kawai 1 dilaksanakan di POLINDES, setelah mendirikan PAUD kegiatan dipindahkan ke kantor Wali Jorong Kawai dengan nama Pos PAUD Tunas Bangsa, dengan fasilitas yang ada sbb:
-Gedung 2 tingkat : 3 ruang
-Kamar Kecil / WC : 1 ruang
-Halaman lebih kurang : 150 m
Alat bermain dan belajar di PAUD Tunas Bangsa semula di fasilitasi oleh PKK Rp. 250.000,- dan oleh Wali Jorong Kawai Rp. 50.000,- sekarang boleh dikatakan Alhamdulillah hampir cukup dengan adanya sumbangan masyarakat, perantau, bantuan dana Rintisan pada tahun 2005 dan hadiah lomba BKB tahun 2009 juga oleh – oleh dari Deputi Menko Kesra dan Deputi Mentri Perekonomian Rakyat tahun 2010. Alat bermain di POS PAUD Tunas Bangsa Kawai dapat dikelompokan sbb:
1. Alat bermain di Luar Ruangan:
- Pelosotan, Ayunan, Panjatan
- Bola dunia, panjatan setengah lingkaran,
- papan itian, bola, ban bekas,
- bak pasi, air, skiping, jungkat-jungkit, dll.
2. Alat bermain dalam ruangan:
- Bongkar pasang, Fuzzle, Prisma Warna,
- boneka, kotak ajaib, poster, Tip-Kaset,
- tras-bantal, boneka, kerincingan, gitar, talempong, kertas lipat,
- media anyaman, buku, buku iqr,a, krayon, plastisin, kotak/ kemasan bekas, dll
3. Alat APE kreatifitas Pendidik
- Dari bahan Alam
- Dari bahan limbah / bekas
- Bahan Penyuluhan
-Lembar balik
-Kantong Wasiat
-Pesan gantung / di dinding
Semua APE yang ada pada PAUD Tunas bangsa di simpan, dipajang pada Almari dan meja serta ada yang di tempatkan di Sentra kegiatan.
4. KEMAMPUAN / MATERI KEGIATAN
Kemampuan / potensi yang akan di kembangkan pada Pos PAUD Tunas Bangsa Jorong Kawai mungkin tidak jauh berbeda dengan Pos PAUD lainya yakni mencakup :
a. Moral dan nilai – nilai agama
b. Fisik / Motorik
c. Bahasa
d. Kognitif
e. Sosial – emosional
f. Seni
1. Materi untuk anak.
- Mulai berdiri pembelajaran di PAUD Tunas Bangsa berpedoman pada buku Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita,
- kemudian ada buku bantuan dari Danas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar - yaitu Buku acuan menu generik,
- dan tahun 2007 di terima lagi Acaun Menu Pembelajaran pada Kelompok bermain.
2. Materi untuk orang tua mencakup:
- Pemahaman tentang pentingnya pendidikan sejak dini , tahap tumbuh kembang anak dan mendeteksi dini tumbuh kembang anak.
- Kemampuan melakukan berbagai rangsangan yang diperlukan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak (8 aspek Perkembangan anak)
1.Gerakan kasar
2.Gerakan Halus
3.Komunikasi Aktif
4.komunikasi Fasif
5.Kecerdasan
6.Sosial, Emosional
7.Agama / Imtaq
- Kemampuan memilih dan memfasilitasi anak dengan alat permainan yang Mendidik.
- Kemampuan memamfaatkan ligkungan sebagai sumber bermain dan belajar Anak.
5. PENGELOMPOKKAN ANAK.
Sesuai dengan petunjuk dan pembinaan untuk mempermudah mengelola kegiatan anak dikelompokkan berdasarkan usia.
1. Kelompok anak usia 0 – 2 tahun
2. Kelompok anak usia 2 – 3 tahun
3. Kelompok anak usia 3 – 4 tahun
4. Kelompok anak usia 4 – 5 tahun
5. Kelompok anak usia 5 – 6 tahun
Untuk anak usia 0 – 2 tahun dilaksanakan dalam bentuk pengasuhan bersama oleh para orang tua didampingi oleh kader dan untuk anak usia 2 – 6 tahun dilaksanakan dalam bentuk bermain bersama dikelompokkan menurut usia dan sudah jadi kelompok bermain.
6. ADMINISTRASI
Agar kegiatan di POS PAUD dapat di dimonitor, maka pengadministrasisian segala kegiatan, sesuatu yang tidak bisa diabaikan begitu saja, bahkan termasuk hal yang sangat penting dalam sebuah organisasi / lembaga. Oleh karnanya di Lembaga POS PAUD pencatatan segala kegiatan dilakukan dalam beberapa buku seperti daftar di bawah ini:
-Buku penerimaan murid dan formulir pendaftaran
-Buku Agenda Kegiatan
-Buku Daftar hadir anak dan Kader
-Buku catatan Perkembangan (raport), KKA, KIA
-Buku Kas dan Buku Sumbangan Sukarela, kartu donatur
-Buku ifentaris barang
-Buku Tamu, dll.
7. BIAYA OPERASIONAL / KEGIATAN
Untuk melaksanakan semua kegiatan di Pos PAUD Tunas Bangsa Jorong Kawai, pengelola menerima sumbangan dana dari berbagai sumber seperti:
-Berdasarkan persetujuan orang tua setiap kegiatan anak membawa uang
Sumbangan sebesar Rp 2000 Termasuk untuk PMT.
-Membayar Uang Alat untuk kegiatan Rp. 30.000,- untuk satu tahun
-Bantuan Insentif Pendidik dari Dinas Pendidikan
-Sumbangan dari Donatur setiap bulan
-Pengembalian Amplop lebaran setiap tahun
-Bantuan dari Wali Nagari Rp.750.000,- setiap tahun
-Dana yang didapat dengan mengajukan Proposal
-Zakat masyarakat, dll
Minggu, 06 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar